RAGEMANUNGGAL - Pemerintah Desa Ragemanunggal, Kecamatan Setu, kembali mengajukan perbaikan Jalan Makodol sebagai usulan utama dalam Musrenbangdes Ragemanunggal yang digelar pada Kamis, 15 Januari 2026.
Jalan yang berada di sekitar SMKN 2 Setu tersebut dinilai memiliki peran strategis bagi aktivitas masyarakat. Musrenbangdes berlangsung di Aula Kantor Desa Ragemanunggal dan dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Setu, Kepala Desa Ragemanunggal Endi, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Kepala Desa Ragemanunggal Endi menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur Jalan Makodol menjadi prioritas utama karena kondisi jalan yang rusak berat dan sering menimbulkan kemacetan, khususnya pada jam pulang sekolah. “Usulan pertama adalah infrastruktur Jalan Makodol karena sangat dibutuhkan masyarakat, terutama saat anak-anak pulang sekolah yang sering menyebabkan kemacetan,” ujar Endi usai kegiatan Musrenbangdes.
Menurutnya, Jalan Makodol sebenarnya telah diusulkan sejak tahun 2013, namun hingga kini belum terealisasi. Kondisi jalan saat ini bahkan disebut sudah tidak layak dilalui. “Cor jalannya sudah hampir tidak terlihat. Kami juga berharap ada pelebaran jalan agar kendaraan yang berpapasan bisa lebih nyaman. Status jalan ini merupakan jalan kabupaten,” jelasnya.
Selain Jalan Makodol, Pemerintah Desa Ragemanunggal juga membuka ruang bagi para ketua RT dan RW untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan lainnya melalui forum Musrenbangdes. “Total ada sekitar 10 usulan prioritas yang kami sampaikan.
Harapan kami, seluruh usulan tersebut dapat direalisasikan demi kepentingan masyarakat,” tutup Endi. Hasil Musrenbangdes Ragemanunggal ini selanjutnya akan dibahas pada tahapan perencanaan berikutnya sebagai bagian dari penyusunan program pembangunan daerah.***
Source : bekasi.pojoksatu.id